Skip to main content

Jakarta, 27 Februari 2025 – Pernahkah kita membayangkan hidup tanpa air bersih? Faktanya, krisis air bersih bukan hanya ancaman di masa depan, tetapi sudah menjadi kenyataan bagi banyak orang. Inilah yang dibahas dalam webinar “Air Bersih, Bumi Berkah” yang digelar oleh Yayasan Berkah Seribu Mata Air, Kamis (27/2) malam.

Melalui acara ini, peserta diajak memahami pentingnya menjaga air bersih, dampak pencemaran lingkungan, serta solusi untuk mengelola air secara berkelanjutan. Dalam webinar ini, Imam Rozali Fathar, M.Ling., sebagai pembicara utama, menjelaskan bahwa ketersediaan air bersih semakin menipis akibat pencemaran, perubahan iklim, dan penggunaan yang boros. Jika tidak ada upaya nyata untuk melindungi sumber air, Indonesia bisa mengalami krisis air bersih pada tahun 2040.

Selain itu, menjelang bulan Ramadhan, tema ini menjadi semakin relevan. Saat berpuasa, kita merasakan haus hanya dalam hitungan jam. Tapi di luar sana, ada banyak orang yang kesulitan mendapatkan air bersih sepanjang tahun. Ini menjadi pengingat bagi kita untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan berbagi dengan mereka yang membutuhkan. Acara ini juga menghadirkan perwakilan Eco Surau Taman Qolbun Salim, Ustadz Qodir, yang berbagi tentang bagaimana komunitas bisa berperan dalam menjaga lingkungan dan air bersih.

Ada beberapa langkah sederhana yang bisa kita lakukan:
💧 Gunakan air dengan bijak, seperti menutup keran saat tidak digunakan.
💧 Kurangi pencemaran, misalnya tidak membuang sampah ke sungai atau selokan.
💧 Dukung program konservasi air, seperti ikut serta dalam kampanye “Gerakan 1000 Sumur untuk Negeri”.
💧 Sebarkan kesadaran, dengan mengajak keluarga dan teman-teman untuk lebih peduli terhadap penggunaan air.

Ramadhan, Saatnya Berbagi & Lebih Peduli

Webinar ini ditutup dengan ajakan kepada peserta untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum refleksi dan aksi nyata. Semangat berbagi bukan hanya soal makanan dan sedekah, tetapi juga tentang memastikan akses air bersih bagi mereka yang membutuhkan.

“Air bersih adalah nikmat yang sering kita anggap remeh, padahal tidak semua orang bisa menikmatinya dengan mudah. Mari kita jaga dan manfaatkan dengan bijak,” ujar Imam Rozali dalam closing statement-nya.

Melalui diskusi ringan namun penuh makna ini, diharapkan lebih banyak orang yang sadar bahwa setiap tetes air itu berharga. Mari kita mulai dari hal kecil, karena dari sanalah perubahan besar bisa terjadi! 🌿💧

Dokumentasi Webinar

Leave a Reply